Kamis, 26 Oktober 2017

Tantangan5: Iqra' Challange!

Akhirnya muncul juga tantangan ke 5 kelas IIP Bunda Sayang telah libur semester yang cukup panjang.  Tantangan kali ini adalah iqra' challenge, ya tantangan membaca.  Tantangan kali ini sebenarnya tidak hanya buat Ahnaf, tapi juga buat Ayah dan Bunda. =D  Ya, karena dalam iqra' challange ini juga diminta membuat pohon literasi seluruh anggota keluarga, orang tua sebagai tauladan pertama bagi anak.

Senin, 23 Oktober 2017

Dan Lagi Antara Sabar dan Syukur

“Bagi setiap amal itu ada masa semangat (puncaknya, dan bagi setiap masa semangat itu ada masa lemah (malas). Barang siapa yang tetap mengikuti sunnahku di masa lemahnya, sungguh ia akan memperoleh petunjuk. Dan barang siapa yang mengikuti selain sunnahku pada masa lemahnya niscaya ia akan binasa.” (HR Ibnu Hibban dan Ahmad)
Salah satu cara memperbaharui iman agar kembali membuncah adalah dengan menghadiri majelis-majelis ilmu.  Alhamdulillah, Sabtu kemarin mendapat kesempatan itu dalam taujih bersama ustadzah Wirianingnsih.. :)

Kamis, 28 September 2017

Eksplorasi lagii..

Hari ini banyak sekali kegiatan Ahnaf bersama bunda.  Mulai dari mengupas telur puyuh, menyusun jepitan jemuran, membuat kereta api, seluncuran bola,  dan masih banyak lagi.  Ahnaf kembali membuat bunda geleng-geleng kepala dengan segala kreativitas dan imajinasinya.  Sepertinya Ahnaf sangat menikmati pelajaran yang berhubungan dengan praktik langsung seperti ini, yaa.. =D

Sabtu, 23 September 2017

Auditori??



Repeated exposure to information in specifically timed intervals provides the most powerful way to fix memory into the brain. (Brain Rule by John Medina)

Beberapa hari ini pola tidur Ahnaf agak berubah sehingga semangat main dan belajarnya tidak terbendung.  Dari biasanya tidur siangnya dimulai pukul 11.00 atau paling lambat pukul 1 siang, beberapa hari ini diundur menjadi pukul 3 atau 4 sore.  Haha.. hal ini tidak berpengaruh meski bangun jam 5 pagi sekalipun.  Semoga Bunda pun bisa menyesuaikan pola tidur baru  Ahnaf sehingga bisa lebih maksimal berkegiatan bersama Ahnaf.

Hari ini pun banyak sekali kegiatan yang dilakukan Ahnaf si anak sholeh dari pagi,

Jumat, 22 September 2017

Saling mengingatkan pada kebaikan

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)
Berbicara tentang mengingatkan pada kebaikan, Alhamdulillah Ahnaf sepertinya terkadang cukup nyinyir dalam hal ini. =D  Beberapa ucapannya adalah seperti:

"Bun, jangan lupa tutup pagar, ya.. Nanti kambingnya masuk makan bunga."
"Bun, makanlah lagi bun"
"Bun, kucing kasih makan, bun"
"Bun, jangan lupa baca do'a, ya"
"Dah adzan, sholat yuk"

Selasa, 19 September 2017

Berawal dari menyusun

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Q.S Ash-Ahaff: 4)
Beberapa hari terakhir ini Ahnaf si anak sholeh sedang hobi menyusun.  Ya, menyusun mainannya menjadi kereta-kereta apian, menyusun bantal-bantal menjadi mobil, terowongan, dsb.  Tidak hanya asal menyusun, rupanya Ahnaf memiliki rumus tersendiri dalam mengaplikasikan kreasinya ini.

Minggu, 17 September 2017

Belajar dan terus belajar

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Islam sangat mengutamakan menuntut ilmu dan memuliakan pelakunya.  Banyak sekali hadits yang menceritakan tentang keutamaan belajar dan menuntut ilmu. Bagi anak, cukup banyak sumber ilmu yang dapat didayagunakan, seperti membaca buku, melihat gambar, mendengar kisah, lagu, menyentuh benda-benda baru, menyusun, dan lain sebagainya.

Kamis, 14 September 2017

Detail-detail yang bikin asyik

Details matter, it's worth waiting to get it right. (Steve Jobs)
Seperti hasil pengamatan hari pertama, hari ini saya kembali menemukan karakteristik visual pada Ahnaf.  Hari ini kami bermain lego, dan lagi, ia menunjukkan sifat detail, rapi, dan sedikit perfeksionis.  Agak berbeda dari Bunda sebenarnya.. -_-

Kiri dan kanan harus sesuai, warna dan bentuk harus persis seperti yang  diinginkan, dan ini menjadi semakin rumit ketika lego yang sudah disusunnya patah atau komponen yang ingin disusunnya tidak bisa berdiri tegak, sehingga akhirnya... jreng.. jreng.. haha.. kesal dan menangis.  Faktor mengantuk sepertinya juga turut andil membuat anak sholeh ini kesulitan mengatasi frustasi & kekecewaannya.


Rabu, 13 September 2017

Mendengengar mengeksplorasi dunia


"The word listen contains the same letters as the world silent" Alfred Brendel.
Berbicara tentang mendengar, saya merasa mendengar merupakan hal yang sangat menarik bagi Ahnaf.  Ia senang mendengar apa saja, mengulang kembali hal menarik yang didengarnya dalam bentuk pertanyaan, dan Alhamdulillah mudah memahami penjelasan atau pun instruksi melalui lisan.  Bahkan, ketika ia tampak sedang sibuk mengerjakan sesuatu, sejatinya ia sedang mendengarkan dengan serius percakapan orang-orang di sampaingnya alias nguping..:))  Haha...

Sabtu, 09 September 2017

Belajar dari pengalaman?

"Every experience is an opportunity to learn and grow" (anonim)
Setiap pengalaman adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang.  Saya tidak tahu siapa yang pertama kali mengeluarkan pernyataan ini.  Tapi, kata-kata ini kembali terngiang sembari saya menemani Ahnaf beraktivitas hari ini.


Pengalaman? Ya. Bagi anak, hampir setiap pengalamannya adalah sesuatu yang sangat berharga.  Bahkan meskipun bagi kita orang dewasa hal tersebut adalah sesuatu yang remeh temeh.  

Ahnaf misalnya, selalu menjadikan pengalaman yang pernah dilakukannya sebagai basis sandiwara atau imajinasi-imajinasinya dalam bermain.  :)  Pengalamannya naik lift, pintu lift yang macet, eskalator, naik pesawat, mobil yang melewati tanggul, melewati palang pintu parkir otomatis yang naik turun, dan hal-hal ajaib lainnya hampir selalu menjadi basis permainan Ahnaf yang kemudian dikembangkannya sendiri menurut imajinasinya. 

Seperti hari ini, bunda dibuat tercengang ketika tiba-tiba ahnaf meletakkan pipa panjang di tanah tempat ia sedang bermain mobi-mobilan dari kaleng sambil berkata, "mobilnya naik tanggul, bun.."=D.  Atau ketika tempo hari ahnaf mengaitkan ujung tongkat besi di sela jemuran membentuk garis horizontal setinggi lebih kurang setengah meter sehingga saya tidak bisa lewat, dan terjadi percakapan
A: "Bun, ambil karcisnya dulu"
B : "Di mana ambil karcisnya, naf?"
A: "Di sana, bun" 
B:"Oke ini karcisnya, Pak", sambil pura-pura memberikan sesuatu
A: "Silahkan lewat, bun.." Sambil menaikkan tongkat besinya sehingga saya bisa lewat... haha.. :))

Begitulah anak-anak dengan pengalaman yang selalu dianggapnya sesuatu yang luar biasa.  Saya rasa tugas berat orang tua lah untuk senantiasa menjaga dan mengarahkan agar setiap pengalaman anak adalah hal yang semakin mendekatkannya pada Rabb nya.  Melihat kuatnya memori anak terhadap pengalaman sekecil apa pun, saya tidak dapat membayangkan jika dalam dalam petualangannya sehari-sehari bersinggungan dengan hal-hal yang berbau maksiat.. Na'udzubillahi mindzalik...